HATI - HATI - HATI
Hati adalah kunci hubungan kepada Tuhan.
Hati adalah kunci ketenangan, kedamaian, kesehatan dan kebahagiaan sejati.
Hati adalah cerminan dari diri dan hidup kita secara keseluruhan.
Semua pahala dan dosa akan tercermin pada hati kita.
Berdoa kepada Tuhan YME seharusnya dari hati dengan sepenuh kasih.
Saluran Kasih dalam berdoa kepada Tuhan YME dan berbuat baik kepada sesama,
dimana Kasih itu sendiri berasal dari Berkat Tuhan yang berada di dalam hati.
APA DAN DIMANAKAH HATI ?
Apa ?
Pusat perasaan karena diri sejati kita yang adalah dzat
dari Sang Pencipta berada di dalam hati. Kunci hubungan kepada Tuhan YME,
karena keberadaan diri sejati yang adalah dzat Sang Pencipta di dalam hati.
Otak dan tubuh fisik hanyalah sesuatu yang sementara Pusat penerimaan berkat Tuhan YME.
Pusat ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan sejati
yang berasal dari berkat Tuhan YME yang diterima oleh hati.
Dimana ?
PROSES MEMBUKA HATI
TINGKAT PERTAMA
Lebih mengenal hati
Lebih mengenal hati/perasaan dan otak/pikiran.
Menguatkan hati.
Mengurangi dominasi otak.
Membuka hati dengan meditasi buka hati
Menyadari berkat Tuhan YME di dalam hati.
Mengandalkan berkat Tuhan YME di dalam hati saat berdoa dan dalam hidup sehari-hari.
Membiarkan hati lebih dominan dalam hidup sehari-hari.
TINGKAT KEDUA
Memperoleh kebenaran dari hati.
Memanfaatkan hati untuk mengandalkan berkat Tuhan dalam hidup sehari-hari
Membuka hati lebih lanjut kepada Tuhan YME.
Mengarahkan hati lebih baik kepada Tuhan YME.
TINGKAT KETIGA
Membuka gerbang Ilahi lebih baik
Membuka saluran ke hati lebih baik
Membersihkan dan membuka hati lebih lanjut
Masuk ke dalam hati.
Berdoa kepada Tuhan YME dari dalam hati.
TINGKAT KEEMPAT
Masuk ke dalam Hati Nurani
Menyadari kebenaran sejati dengan Hati Nurani.
TINGKAT KELIMA
Mengandalkan Berkat Tuhan lebih lanjut.
Membagikan Berkat Tuhan kepada sesama.
Persiapan hidup untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.
Berikut uraian sekilas mengenai Hati untuk membantu pemahaman tentang hal ini.
Yang dimaksud dengan Hati disini bukanlah organ tubuh fisik kita
yaitu hati (liver) atau jantung (heart), melainkan pusat perasaan halus dan kasih
karena hatilah kunci hubungan antara seorang manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Saat berlatih dengan Hati, akan sangat membantu apabila anda menyentuh hati,
atau tepatnya bagian tengah dada pada ketinggian ketiak. Anda dapat menyentuh
dengan satu atau beberapa jari sekaligus tanpa perlu memberi tekanan.
Sentuhan lembuh pada hati anda akan membuat hati menjadi aktif.
Mengaktifkan Hati :
Sentuhlah hati ditengah-tengah dada dengan jari-jari tangan
Pejamkan mata agar lebih santai
Santai, dan tersenyum lepaslah kehati. Janganlah memikirkan,
membayangkan atau melakukan apapun yang lain
Hati akan menjadi lebih kuat dan terhubung kepada Tuhan, yang terasa sebagai
"sesuatu yang mengembang ditengah dada", ringan, tenang, enak atau berbagai
rasa lainnya.
Nikmatilah perasaan ini beberapa saat dan berterima kasihlah pada Tuhan dengan
penuh rasa syukur.
Santai, Senyum… dan Pasrah
Dalam melakukan hal-hal yang berkaitan dengan hati ada tiga hal
penting yang harus dilakukan dengan baik, yaitu santai, senyum dan pasrah.
Tanpa melakukan ketiga hal itu dengan baik maka kita tidak dapat memperoleh
manfaat yang benar dari hati Anda.
Santai
Ada dua hal dari diri kita yang perlu dibuat santai, yaitu otak dan tubuh fisik.
Bagaimana dapat melakukan pembukaan hati dengan baik
jika fisik tegang dan otak dipenuhi berbagai pikiran. Untuk membuat
fisik dan pikiran santai latihan berikut dapat membantu:
Duduklah dengan punggung lurus tanpa memaksa
Tutuplah mata dan tarik nafas dalam tanpa memaksa
Keluarkan lewat mulut dengan pelan sambil berniat mengeluarkan ketegangan
diotak dan fisik
Ulangi langkah 2 dan 3 berulang kali sampai merasa santai
Nikmatilah perasaan santai ini.
Senyum
Hati tidak akan terbuka apabila sedang marah-marah atau sedang dipenuhi oleh emosi
negatif. Kita harus tersenyum untuk dapat membuka hati anda lebih baik lagi.
Dengan tersenyum dominasi otak akan berkurang banyak dan fisik akan lebih santai lagi.
Latihan berikut akan membantu anda tersenyum lebih lepas :
Pikirkan perhitungan yang rumit beberapa menit. Misal 9786 x 75643 = ....
Rasakan ada tekanan atau hambatan didalam kepada, khususnya didahi
Tersenyumlah dengan santai dan lepas tanpa memikirkan masalah tadi beberapa lama
Rasakan semua tekanan dan hambatan akan lenyap
Apabila tekanan tidak hilang, hanya ada satu penyebabnya : senyum belum
cukup santai dan lepas
Cobalah untuk mengulanginya lagi sampai dapat tersenyum dengan baik dan benar
Pasrah
Pengertian pasrah disini adalah untuk melakukan hal yang berurusan dengan
hal-hal non fisik, seperti penyaluran energi, perasaan hati,
menghubungkan diri pada Tuhan dsb. Otak dan Fisik tidak memiliki
kemampuan mengendalikan hal tersebut. Tetapi Hati memiliki kemampuan
mengendalikan hal tersebut. Untuk itu kita memasrahkan kepada hati dan
membiarkan hati mengerjakan hal-hal non fisik tersebut.
kita hanya perlu niat menyalurkan energi kemudian santai,
senyum dan pasrah tanpa harus memikirkan darimana dan bagaimana energi masuk,
bagaimana energi bekerja dan sebagainya.